Now Reading
Satgas Covid-19 Larang Aktivitas Pilkada yang Memicu Kerumunan

Satgas Covid-19 Larang Aktivitas Pilkada yang Memicu Kerumunan

Warganet sempat resah ketika terbetik berita di media bahwa KPU mengizinkan konser, bazar, dan jalan sehat saat Pilkada. Bagaimana tidak, ini pastinya aktivitas itu akan memicu kerumunan massa. Padahal membuat kerumunan massa di tengah pandemi sungguh berbahaya, sebab dapat mempermudah penyebaran Covid-19.

“New Normal? New madness lebih tepatnya,” seorang warganet menulis geram di akun Twitter-nya. Untunglah kepanikan warganet mendapat respon dari Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Dengan tegas dinyatakan oleh Wiku bahwa

seluruh kegiatan kampanye Pilkada 2020, seperti konser musik dilarang.

“Kami ulangi, jangan ciptakan kerumunan karena kerumunan tersebut berisiko tingkatkan penularan. Dan semua kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan dan potensi penularan, itu dilarang,” kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (17/9). Menurutnya, keselamatan masyarakat adalah hal yang paling utama. Semua aktivitas yang menimbulkan kerumunan harus ditiadakan.

Konser dapat dilakukan secara virtual. Sedangkan bazar atau jalan santai sebaiknya tidak perlu diadakan sama sekali. Wiku mengingatkan pelaksanaan kampanye hingga pencoblosan di kota dan kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2020 harus benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Para kandidat kepala daerah diminta memberikan contoh yang baik dengan tak menyelenggarakan acara yang dapat mengumpulkan kerumunan massa demi mencegah penularan Covid-19. “Inti suksesnya Pilkada kali ini adalah keselamatan rakyat harus jadi prioritas utama pelaksanaan Pilkada,” tutur Wiku. Kampanye program para kandidat dapat dilakukan secara online atau melalui selebaran, tak perlu ada acara yang berpotensi memicu kerumunan.

Masyarakat sendiri juga sebaiknya jangan mudah tergoda untuk menghadiri segala jenis acara yang dapat memunculkan kerumunan. Mulai dari acara politik, hiburan, jual beli, dan sebagainya.

Kesadaran akan bahaya kerumunan harus terus digalakkan. Sebab dalam kerumunan kita tidak tahu siapa yang sudah terhinggapi Covid-19 atau belum, sehingga berisiko tertular tanpa disadari. Walaupun sudah memakai masker sekalipun, akan sia-sia jika ada kontak fisik dengan orang yang sudah terhinggao Covid-19.

See Also

Menghindari kerumunan merupakan salah satu dari Gerakan 4M yang dapat mengurangi risiko tertular Covid-19.

Gerakan 4M adalah:

  1. Memakai masker
  2. Mencuci tangan
  3. Menjaga jarak
  4. Menghindari kerumunan.

Foto: Kompas

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top