Now Reading
Pasien Corona pertama Klaten telah sembuh

Pasien Corona pertama Klaten telah sembuh

Pasien positif korona pertama di Klaten, Triyana, 48, dinyatakan sembuh oleh Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten. Hal itu didasarkan empat kali tes swab hasilnya selalu negatif. Seperti apa pengalaman dia selama sebulan dirawat di ruang isolasi?

Triyana tampak hadir dalam acara jumpa pers tersebut. Dia terlihat segar bugar dengan tetap mengenakan masker yang menutupi bagian hidung dan mulutnya

“Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kesembuhan kepada saya. Usai menjalani sakit yang disebabkan virus Covid-19 ini. Saya memiliki keyakinan apabila saya sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku,” ujar warga Kecamatan Klaten Tengah yang bekerja sebagai kontraktor ini .

Triyana mulai menjalani perawatan sejak 21 Maret lalu. Dia mengeluhkan batuk tanpa ada demam maupun sesak napas. Termasuk sempat menjalani berbagai pemeriksaan penunjang lainnya. Mengingat salah satu temannya saat menjalani tugas di Surabaya dinyatakan positif korona sehingga dikhawatirkan menular saat itu.

Usai menjalani perawatan sekitar 11 hari di rumah sakit, Triyana baru dinyatakan positif korona berdasarkan hasil tes swab. Hal ini membuat dia harus menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi. Disiplin proses pengobatan yang diberikan oleh dokter dan perawat demi menuju kesembuhan.

Dia mengungkapkan, selama menjalani kehidupan di ruang isolasi dilalui dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Terlebih lagi keteguhan imannya terus terasah dengan selalu memanjatkan doa demi kesembuhannya. Dia juga berkeyakinan kalau kesembuhan ini diawali dari semangat dari diri sendiri.

Dukungan keluarga dan para tetangga juga sangat luar biasa. Mereka selalu memberi semangat dan mendoakan untuk kesembuhannya dengan terus menjalin komunikasi secara intens melalui telepon dan pesan aplikasi chat setiap hari.

See Also

“Saya ucapkan terima kasih kepada tetangga yang sepenuh hati dan tanpa pamrih selalu mendoakan saya melalui sambungan telepon dan mendukung keluarga saya. Jadi, tidak benar kalau ada paranoid dengan sakit saya,” jelas Triyana yang kesehariannya juga sebagai takmir masjid di desanya.

Kebahagiannya semakin lengkap usai mendapatkan informasi kalau istri dan kedua anaknya negatif korona setelah menjalani tes. Dia pun kini bernapas lega karena bisa pulang dan berkumpul dengan anggota keluarganya. Meski dia tetap diimbau agar menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama sepekan

ANGGA PURENDA, Klaten, Radar Solo

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top