Now Reading
Mengenal Covid19

Mengenal Covid19

COVID-19 atau Corona Virus Disease 2019, merupakan penyakit pernapasan yang dapat ditularkan antar manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus SARS-COV-2, atau lebih dikenal sebagai Virus Corona yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini telah membunuh lebih dari 1.800 jiwa dan tercatat lebih dari 70.000 kasus terdeteksi hanya dalam waktu 15 hari pertama epidemik.

Pada tahun 2003, penduduk Provinsi Guangdong, China mengalami gangguan pernafasan berat yang dikenal dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Penyakit ini disebabkan oleh SARS-CoV yang merupakan salah satu anggota dari Virus Corona. Pasien terinfeksi akan menunjukkan gejala pneumonia hingga gagal pernafasan akut (ARDS). SARS yang berawal dari China, menyebar luas ke seluruh dunia menginfeksi lebih dari 8000 orang serta merenggut nyawa lebih dari 700 jiwa. Infeksi SARS dilaporkan di 29 negara, yaitu Amerika bagian Utara dan Selatan, Eropa, serta Asia pada tahun 2002-2003 silam.

Satu dekade berlalu, pasangan yang berasal dari Saudia Arabia dilaporkan terinfeksi oleh jenis Virus Corona lainnya pada tahun 2012. Virus yang terdeksi ini dikonfirmasi sebagai anggota Virus Corona dan diberi nama sebagai Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Unta merupakan hewan yang dipercayai sebagai sumber utama virus tersebut. Serupa dengan SARS, pasien yang terinfeksi MERS akan menderita Pneumonia dan dapat berakhir dengan gagal nafas akut (ARDS). Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 2400 orang yang terinfeksi MERS serta 838 kematian. Berbagai negara lain yang terinfeksi menyusul Saudi Arabia adalah Prancis, Jerman, Jordan, Qatar, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan Inggris.

Pada awal tahun 2020, COVID-19 telah tersebar luas hingga Amerika Serikat dan Eropa yang dibawa oleh wisatawan dari daerah terinfeksi. Wabah ini diinisiasi di Pasar Hewan Hunan, Wuhan, China dan menginfeksi lebih dari 50 orang dengan sangat cepat. Hewan yang dijual di Pasar Ikan Hunan diantaranya yaitu Kelelawar, Katak, Ular, Burung, Marmut, dan Kelinci.  Pada awalnya, pasien – pasien yang terinfeksi di China pernah mengunjungi atau mengonsumsi hewan terinfeksi dari Pasar Hewan Hunan. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, terdapat kelompok pasien yang tidak pernah mengunjungi pasar hewan tersebut. Hal ini menunjukkan kemampuan virus untuk menyebar antar manusia. Penyebaran virus antar manusia disebabkan oleh paparan droplet virus melalui  batuk, bersin, dan kontak langsung dengan pasien terinfeksi.

Peningkatan kasus COVID-19 di seluruh dunia secara pesat, membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah ini menjadi fenomena pandemik. Saat ini (11/4) tercatat lebih dari 1,6 juta kasus terdeteksi di berbagai belahan dunia. Sedangkan sebanyak 3.842 kasus COVID-19 yang tercatat di Indonesia, dengan pesebaran kasus terbanyak di wilayah DKI Jakarta, dan Jawa barat. Besarnya dampak dari penyakit ini memerlukan kerja sama dari semua pihak untuk mengatasi pandemik ini.

Berbagai macam cara pencegahan yang telah dianjurkan seperti tinggal di rumah, jaga jarak 2 meter, menggunakan masker, hindari menyentuh wajah, cuci tangan, serta tetap menjalankan pola hidup sehat. Pencegahan sangatlah penting dilakukan bersama untuk melindungi diri dan orang tercinta, terutama mereka yang termasuk kelompok paling rentan, yaitu orang dengan penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, jantung koroner, diabetes dan usia lanjut.

See Also

Jangan jauhi mereka yang berusaha mengisolasi diri di rumah, karena sebenarnya mereka sedang melindungi warga sekitar agar tidak tertular. Sebaliknya, mari kita bahu-membahu membantu mereka untuk melewati masa isolasi. Jangan panik, ikuti anjuran pencegahan, bersama – sama kita bisa melewati pandemik ini.

dr. Andrianto Purnawan SpBS

( S1 – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Pendidikan spesialis bedah syaraf FK Universitas Airlangga, Dokter bedah syaraf RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten, Anggota IDI bidang hubungan lembaga Pemerintahan dan media massa 2019 – 2021, Ketua tim percepatan partisipasi masyarakat penanggulangan Pandemi Covid 19 PB IDI 2020 )

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top