Now Reading
Kembali Pada Kearifan Lokal; Gotong Royong

Kembali Pada Kearifan Lokal; Gotong Royong

kearifan lokal

Semenjak wabah Covid19 menyebar ke seluruh dunia hingga menyentuh Indonesia, berbagai macam hal mulai muncul ke permukaan. Ketidakpuasan dan kemarahan tersuarakan luas terutama di berbagai sosial media. Kondisi ini diperparah dengan kondisi kebencian atau kekecewaan yang muncul sebagai bagian dari residu pilpres 2019.

Saya selalu percaya bahwa menjalani hidup untuk masa depan tetap lebih baik dibandingkan menggerutu menyalahkan masa lalu. Bagaimana pun, manusia sebagai entitas utama makhluk, yang kemudian berkumpul dengan manusia lain dan membentuk kelompok sosial, perlu untuk tetap hidup menghadapi apapun kondisi masalah di hari ini.

Wabah ini sedikit telah memperlihatkan polarisasi di dalam kehidupan bermasyarakat, namun jauh lebih banyak lagi memperlihatkan kembalinya sifat asli masyarakat Indonesia yakni gotong royong. Dan juga sifat berpikir positif.

Gotong Royong

Inilah kearifan lokal asli masyarakat Indonesia, yang tidak semua negara memilikinya. Sikap membantu sesamanya yang sedang dalam kesulitan, ringan tangan menolong orang lain tanpa memandang status, agama dan suku. Indonesia memiliki kekayaan ini.

Wabah corona virus disease 19 atau covid19 ini akan bisa terlewati dengan baik manakala kita sebagai bangsa Indonesia kembali ke dalam pangkuan kearifan lokal. Sifat gotong royong, bahu membahu serta bergandengan hati (maaf sedang jaga jarak jadi tidak pakai tangan), akan membuat semua orang saling menguatkan mencapai garis berakhirnya wabah.

Kita sebagai bangsa, sudah berkali-kali melewati masa sulit sejak jaman kerajaan hingga sekarang. Dan selalu bertahan.

Contoh kebaikan jauh lebih banyak muncul dalam kehidupan sehari-hari maupun di media-media sosial. Mari kita lihat dari mulai yang besar hingga kecil; yayasan Budha Tzu Chi memberi bantuan hingga 400 milyar, kemudian pengusaha Boy Thohir membantu hingga milyaran rupiah, dan beberapa pengusaha lain hingga ibu-ibu yang memberi bantuan kepada tukang ojek dengan berbagai macam bantuannya.

See Also

Gotong Royong
Warga Bergotong Royong Membangun Jembatan

Kearifan Lokal

Sudah waktunya untuk kembali ke dalam jati diri kita sebagai kearifan lokal bangsa Indonesia, lupakan hal-hal negatif yang ada dalam benak pikiran apapun sebabnya. Kita mulai sebagai diri kita sebagai entitas manusia. Mulailah berpikir positif selain untuk meningkatkan imunitas, namun memang seperti itulah cara berpikir asli orang Indonesia.

Bantulah secara pribadi apa yang bisa dibantu, bisa dimulai dengan diri sendiri sebagai bagian dari Rukun Tetangga. Lakukan apa yang bisa diperbantukan ke dalam komunitas Rukun Tetangga, tidak harus melakukan hal yang besar, karena segala hal yang besar itu dimulai dari hal kecil.

Saya yakin, bila bisa kembali ke dalam budi pekerti ini, kita akan sanggup menghadapi dalam melawan wabah penyakit bersama-sama. Dalam sebuah situasi tidak normal sebagai kenormalan yang baru. Dan gotong royong adalah kenormalan dalam situasi apapun.

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top