Now Reading
Devry Firmansyah: “Kebaikan Pasti Dibalas Kebaikan, Pahala Hanya Allah yang Tahu”

Devry Firmansyah: “Kebaikan Pasti Dibalas Kebaikan, Pahala Hanya Allah yang Tahu”

Devry Firmansyah

Hari-hari ini sedang viral di media sosial seorang pemilik bengkel di kawasan Cakung Timur, Jakarta Timur, yang memberikan layanan perbaikan motor secara gratis kepada para pengojek online mulai hari Jumat (10/4) lalu bersamaan dengan hari pertama penetapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi DKi Jakarta untuk mencegah penyebaran wabah coronavirus (Covid-19) yang melanda Indonesia dan negara-negara lainnya di dunia.

Devry Firmansyah, pemilik bengkel Dev’a Motor, melakukan perbuatan baik kepada masyarakat bawah yang terdampak ekonominya selama pandemi virus baru ini. Padahal pendapatannya sendiri dari bengkel justru lagi turun sampai 75% dibanding sebelum penetapan social distancing oleh pemerintah pusat pada 15 Maret 2020 lalu.

Ayah dua orang anak hasil pernikahannya dengan seorang gadis asal Malang, Jawa Timur, ini mengaku pernah hidup lebih susah dibanding para pengojek online. Dia pernah bekerja di Batam sebagai kuli dan tukang ojek – sembari suka ngoprek motor – sebelum mencari peruntungan hidup di Ibukota Jakarta.

Lelaki berusia 34 tahun asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, ini membuka bengkel motor sendiri yang lokasinya tak jauh dari rumah kontrakannya sejak tahun 2016, setelah bekerja di salah satu bengkel pabrik motor asal Jepang selama enam tahun. Sebelumnya ia pernah kerja sama dengan seorang temannya buka bengkel motor tapi cuma bertahan tak sampai satu tahun.

Berikut kutipan wawancara BeritaLawanCovid-19 (BLC) dengan Devry Firmansyah (DF) – yang selalu memakai masker selama bekerja di bengkel – mengapa ia memberi layanan perbaikan gratis untuk para pengojek online di masa wabah coronavirus ini:

BLC: Apa yang membuat Anda melakukan kebaikan dengan membantu layanan perbaikan motor gratis tanpa meminta imbal jasa kepada pengojek online?

DF: Memang karena niat tulus dari hati. Tak ada niat biar wah (agar viral dan diomongkan banyak orang). Tak ada. Ini karena niat saja. Bismillah saja lalu jalankan niat itu. Mengapa yang saya bantu pengojek online? Sekarang saat ada wabah Covid-19 ini yang sering berada di jalan, kan, cuma pengojek online.

BLC: Hati Anda tersentuh melihat penderitaan orang lain?

DF: Karena saya dari kecil sudah merasakan hidup yang lebih susah dibanding para pengojek online ini. Makanya sekarang dikasih rezeki, walau sedikit, apa salahnya saya berbagi. Meskipun itu tak berbentuk materi. Niat saya cuma menolong, tak lebih.

BLC: Saat ini, kan, semua sedang sulit….

DF: Untuk saat ini, selama ada wabah Covid-19, memang penghasilan saya turun drastis…tapi cukup buat makan sama gaji karyawan. Saya masih bisa buka bengkel karena saya punya banyak pelanggan tetap.

BLC: Seberapa besar penurunan penghasilan Anda selama wabah coronavirus ini?

DF: Sebelum Covid-19 rata-rata saya bisa dapat Rp 400.000 sehari. Kalau pas ramai bahkan sehari saya pernah dapat Rp 1.000.000. Tapi selama Covid-19 ini sepi. Sehari cuma dapat Rp 100.000 dan paling tinggi dapat Rp 300.000. Toh, berapa pun rezeki yang didapat saya selalu bersyukur.

BLC: Ada syarat bagi para pengojek online untuk dapat layanan gratis ini?

DF: Tidak ada syarat apapun. Semuanya akan saya layani secara gratis. Langsung saja datang ke bengkel saya ini.

BLC: Layanan perbaikan motor gratis itu mencakup apa saja?

DF: Semuanya. Dari injector, CVT, semuanya saya cek. Termasuk tune-up juga.

BLC: Pergantian spare part?

DF: Tidak termasuk. Spare part, kan, saya juga harus beli karena itu (buatan) dari pabrik.

BLC: Bagaimana kalau saat layanan perbaikan gratis ini ada spare part yang rusak tapi pengojek online pas tak ada uang?

DF: Sampai mereka punya uang. Kalaupun mereka tak bayar pasti nanti ada saja balasannya. Saya sudah sering dibohongi orang. Hahahaha. Banyak yang mau titip STNK dan SIM sebagai jaminan tapi saya tak mau karena di jalan mereka lebih butuh.

BLC: Sejak dibuka Jumat (10/4) lalu sampai hari keenam ini Rabu (15/4) sudah berapa banyak pengojek online yang dibantu?

See Also

DF: Lumayan banyak tapi saya tak sempat menghitung berapa persisnya. Hari pertama ada tiga motor dan hari keenam siang ini ada dua motor, satu motor pengojek online dari Cengkareng yang kebetulan pas lewat depan bengkel saya. Ini mesin motornya saya lagi bongkar.

BLC: Anda melakukan ini atas dasar kemanusiaan?

DF: Saya yakin kebaikan pasti dibalas kebaikan. Kalau kita makan keringat orang, yang ada hidup kita tambah susah. Pahala saya diterima apa tidak itu hanya Allah yang tahu. Saya cuma menjalankan apa yang bisa saya lakukan untuk membantu dan menolong sesama ummat manusia, apalagi kita sesama bangsa Indonesia.

BLC: Anda tidak mengeluh dengan situasi sulit ini….

DF: Apa yang mau dikeluhkan dan siapa yang mau disalahkan. Di seluruh dunia, termasuk negara kita, semua kena dampak wabah Covid-19. Tidak bisa juga kita menyalahkan pemerintah.

BLC: Sudah dapat bantuan sosial dari pemerintah pusat yang disalurkan lewat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta?

DF: Belum ada bantuan sekecil apapun. Saya tak berharap tapi banyak tetangga yang lebih butuh belum dapat bantuan apapun. Bahkan saya mau lepas motor drag race kesayangan saya buat bantu tetangga. Itu motor di pasaran harganya di atas Rp 7.000.000. Tapi kalau mau ditukar dengan sembako dengan nilai yang sama saya mau lepas buat bantu tetangga saya.

BLC: Boleh minta nama dan alamat bengkel Anda untuk pengojek online atau siapa tahu ada yang mau beli motor drag race Anda?

DF: Nama bengkelnya Dev’a Motor. Alamat Jalan Balai Rakyat RT 009/RW 011, Cakung Timur, Jakarta Timur. Nomor telepon 085311573654. Saya juga punya Facebook dan Instagram sesuai nama saya Devry Firmansyah. Dulu pernah punya Twitter juga tapi sudah tidak aktif lagi. (*)

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top