Now Reading
Berkursi Roda Keliling Kebun, Veteran Perang Kumpulkan Dana Amal Rp 294 Miliar

Berkursi Roda Keliling Kebun, Veteran Perang Kumpulkan Dana Amal Rp 294 Miliar

Dengan tertatih-tatih, veteran Perang Dunia II dari Inggris, Tom Moore yang berusia 99 tahun, berjalan menggunakan alat bantu jalan (walker) untuk mengelilingi kebun di sekitar rumahnya yang seluas 25 meter. 

Seusai operasi panggul patah dan menjalani pengobatan kanker, Moore bertekad mengelilingi kebunnya sampai 100 kali sebelum ulang tahunnya ke-100, 30 April ini. Akhirnya, 100 putaran itu pun tercapai, Kamis (16/4/2020).

Moore tidak mengelilingi kebun hanya karena iseng, melainkan untuk menggalang dana bagi tenaga medis yang telah banyak berjasa. Hasilnya, di luar dugaan, yakni terkumpul 19 juta dollar AS atau setara Rp 294,5 miliar (kurs Rp 15.400). Padahal ia hanya menargetkan 1.250 dollar AS atau sekitar Rp 19,3 juta.

Lebih dari 750.000 orang menyumbang melalui laman the JustGiving. Sumbangan yang terkumpul akan disalurkan ke NHS Charities Together, organisasi yang mewakili 140 badan amal yang mendukung tenaga medis.

“Terima kasih untuk dukungan yang luar biasa. Dulu masa perang, tentara ada di garda depan. Di perang kali ini, dokter dan perawat yang ada di garda depan,” kata Moore di rumahnya di Bedfordshire, Inggris selatan.

Pada putaran terakhir, Moore yang mengenakan jas dan dasi lengkap dengan medali penghargaan perangnya ditunggu oleh pasukan kehormatan Resimen Yorkshire.

Semasa PD II, Moore yang berpangkat kapten itu pernah bertugas di India, Myanmar, dan Sumatera Myanmar dan Sumatera Indonesia. Apa yang dilakukan Moore tidak hanya menarik perhatian media Inggris tetapi juga media dunia.

Kisah Moore ini menyentuh hati bangsa yang harus mengkarantina diri dan dibombardir kabar, informasi, berita muram dan menyedihkan tanpa henti. Ucapan terima kasih berdatangan dari dokter, perawat, dan semua tenaga medis di Inggris yang berada di garda depan melawan pandemi Covid-19 yang menewaskan hampir 13.000 warga Inggris.

“Sekitar 27 pasien yang tewas itu tenaga medis. Apa yang dilakukan Kapten Moore itu bagai seberkas sinar di tengah kegelapan. Luar biasa kebaikan orang-orang yang menyumbang untuk tenaga medis,” kata Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock.

Dukungan dunia

Dukungan bagi Moore tak ada habis-habisnya baik dari Inggris maupun dunia. Mantan Kapten Manchester United dan Arsenal Rio Ferdinand dan Tony Adams serta peraih medali emas Olimpiade Kelly Holmes mengirimkan dukungan secara daring (online).

“Kapten Moore, Anda luar biasa. Apa yang anda lakukan menjadi inspirasi bagi kami,” kata bintang tv Amerika Serikat, Judge Judy, melalui rekaman video.

Pemain biola dan konduktor Belanda Andre Rieu bahkan mengundang Moore dan keluarga untuk hadir konser-konsernya. Ikon pemain kriket Inggris Ben Stokes menilai cara mengumpulkan sumbangan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa itu luar biasa.

“Saya harap saya nanti mampu berjalan sebaik anda di usia 50 tahun, apalagi 100 tahun,” ujarnya.

Kantor Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan memberikan penghargaan kepada Moore atas upaya heroiknya itu. Bahkan ada petisi dukungan dengan 20.000 tanda tangan agar Moore diberikan gelar kesatriaan. Ia bahkan diajukan sebagai “Tokoh Olahraga Inggris Tahun Ini” yang sebelumnya diraih Stokes (28) pada 2019.

Menantu Moore, Colin Ingram, bercerita mengumpulkan sumbangan bagi tenaga medis menjadi penyemangat hidup baru bagi mertuanya. “Pagi-pagi dia bangun tidur penuh semangat” ujarnya.

Seusai putar-putar kebun, Moore menyemangati semua orang dan berpesan krisis dan segala kesulitan ini pasti akan berlalu. Selama apapun itu, kita semua pasti akan bisa melaluinya dan kita akan baik-baik saja. “Badai akan berlalu dan mentari pasti akan bersinar lagi,” ujarnya.

Sumber : Kompas.id
Foto : Reuters

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top