Now Reading
Berdamai dengan epidemi ?

Berdamai dengan epidemi ?

Berdamai dengan virus. Demikian banyak suara suara kritis yang menyuarakan skeptis dengan pernyataan bahwa ” kita harus membiasakan hidup bersama dengan virus sampai vaksin nanti ditemukan “. Apakah harus menyerah ?

Bahwa Covid-19 itu ada, dan kita terus berusaha agar Covid-19 segera hilang. Tapi, kita tidak boleh menjadi tidak produktif, karena adanya Covid-19, menjadikan adanya penyesuaian dalam kehidupan.  Artinya jangan kita menyerah, hidup berdamai itu penyesuaian baru dalam kehidupan. Ke sananya yang disebut The New Normal, Tatanan Kehidupan Baru.

Namun, relaksasi aturan tersebut tetap dilakukan sembari menaati protokol-protokol kesehatan untuk menekan timbulnya lonjakan kasus baru. Penggunaan masker kini menjadi hal yang wajib saat berada di ruang publik, pelaku usaha seperti restoran juga mulai mengatur jarak meja makan dan membatasi jumlah pengunjung. Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa Covid-19 telah benar-benar mengubah cara hidup manusia.

Sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban. Kondisi saat ini kemudian memunculkan istilah new normal life atau kondisi normal yang baru. Kondisi ketika manusia pada akhirnya harus hidup berdampingan dengan ancaman virus corona penyebab Covid-19.

See Also

Tunggul Pujangkoro (25) melakukan ijab kabul untuk menikahi Novi Rahmawati Ningsih (23, kanan) di Kantor Urusan Agama (KUA) Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (8/5/2020). Pernikahan berjalan sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19, antara lain menggunakan masker, penutup wajah, dan sarung tangan. Pengantin yang menikah pada kegiatan menyumbangkan pakaian alat pelindung diri (APD) untuk PMI Bantul ini juga mendonorkan darah mereka – KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Petugas tenaga medis mengambil sampel cairan dari warga yang mengikuti tes Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di sekitar kawasan Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jumat (8/5/2020). Tes ini digelar Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk sejumlah pedagang pasar dan pegawai pasar tersebut. Dalam tes ini, tim tenaga medis mengambil target 175 sampel – KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top