Now Reading
Anak Jenuh Belajar di Rumah? Ini Tips dari Psikolog

Anak Jenuh Belajar di Rumah? Ini Tips dari Psikolog

Waktu pembelajaran dari rumah bagi para siswa terus diperpanjang. Artinya, mereka harus menjalani masa sekolah online lebih lama lagi. Rasa jenuh dan bosan dengan rutinitas terbatas selama pandemi Covid-19, tentu pernah dirasakan semua orang. Begitu pula anak-anak dengan kegiatan belajar dari rumah mereka.

Waktu bermain bersama teman-teman sebagai pelepas lelah pun tidak bisa dilakukan, dan digantikan dengan kegiatan di rumah bersama keluarga dan orang tua. Psikolog dan Praktisi Brainspotting, Pamela Anggia Dewi, membagikan sejumlah kiat untuk para orang tua, agar si anak terhindar dari rasa jenuh ketika melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

Pamela menuturkan, rasa jenuh itu pasti ada, terlebih di kondisi karantina seperti saat ini. Perlu dicatat adalah, jangan sampai anak menahan rasa jenuh tersebut. Oleh karenanya, kata Pamela, orang tua harus peka terhadap perasaan dan suasana hati si anak saat mereka menjalankan kegiatan belajar dari rumah.

“Kalau memang anaknya sudah madniri, misal anak SD yang sudah bisa ngerjain tugas sendiri, tapi orang tua mungkin coba lebih peka dan empati sama perasaan anak. Jadi lihat raut muka mereka lihat gestur tubuh mereka juga untuk kita mengenali apakah mereka jenuh atau bete sama sekolah online-nya,” kata Pamela. Setelah memahami bagaimana suasana hati sang anak, tambah Pamela, luangkanlah waktu untuk berkomunikasi dengan mereka secara rutin. Hal ini penting agar ada keterbukaan satu sama lain.

“Ngobrol aja tentang gimana hari ini, hari ini kamu ngerasa gimana, apa yang bikin happy, apa yang bikin gak happy, punya waktu ngobrol untuk terbuka satu sama lain,” tambahnya. Selain jalin komunikasi dengan sang anak, Pamela mengatakan bahwa penting juga bagi orang tua untuk menjalin hubungan baik dengan para guru di sekolah. “Saya pikir supaya kemudian situasinya tetep bisa jadi menyenangkan untuk anak-anak,” ujar Pamela.

See Also

Terakhir dan yang terpenting, berikan waktu bagi anak untuk menghibur diri sendiri. Baik itu dengan bermain bersama mainannya, nonton film, atau kegiatan lain yang mereka sukai. Jadi, semuanya bisa seimbang. “Mesti kasih waktu juga, mereka punya cara-cara untuk bikin mereka happy dan menghibur diri sendiri,” pungkasnya.

Sumber: AyoSemarang.Com

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 Bersama Lawan Covid19 | Didukung oleh Cipendawa Rent Bus

Scroll To Top